Ketum PPP Tegaskan Tak Ada Setoran Rp 500 Juta dari Caleg

ROMAHURMUZIY.COM – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy menanggapi kabar miring yang menyudutkan pihaknya. Pihaknya menampik kabar adanya setoran Rp. 500 juta dari para calon legislator (caleg) untuk biaya saksi di Pemilu 2019.

Menurut Ketum Romahurmuziy, kabar yang tersebar di media massa itu menyimpang jauh dari kebenaran yang ada.

“Saya tegaskan, tidak ada itu,” ujar Ketum Romahumuziy usai mengisi kuliah umum di UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (16/10/2018).

Selain itu, Ketum Romahurmuziy juga mengatakan, atas pemberitaan yang tersebar itu, pihaknya merasa pemberitaan tentang setoran itu tidak berimbang karena media yang menulis laporan itu tidak mengkonfirmasi kedua pihak.

“Terutama Tempo, mereka sangat tendensius menulisnya dan tak berimbang sama sekali,” ungkap Ketum Romahurmuziy.

Sebelumnya dikatakan, dari laporan Koran Tempo, tertulis kewajiban biaya saksi itu tertuang dalam surat undangan rapat bagi bakal calon anggota DPR dari PPP tertanggal 19 Juli lalu.

Dalam surat dua lembar tersebut, tertulis calon legislator nomor urut 1 di daerah pemilihan yang pada pemilu 2014 mendapat kursi di dewan perwakilan rakyat wajib berkontribusi untuk biaya saksi sebesar Rp 500 juta.

Senada dengan itu, Ketum Romahurmuziy juga menegaskan PPP akan membawa Tempo ke jalur hukum.

“Tidak bisa dibiarkan, akan kita bawa ke jalur hukum,” pungkas Ketum Romahurmuziy. (Ch)

2018-10-17T11:08:30+00:00