Jelang Pilpres, Ketum PPP Sebut Jokowi Kembali Hadapi Isu Negatif

ROMAHURMUZIY.COM – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy mengungkapkan, menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini, pihaknya menilai isu politik identitas dan isu negatif akan terus dimunculkan untuk menyerang calon presiden petahana Joko Widodo.

“Saya katakan yang menjadi isu politik di Indonesia sekarang adalah isu politik identitas dan ini yang sekarang dialamatkan kepada kepada Presiden Jokowi yang sedang menjabat. Yaitu empat isu mulai dari antek komunis, antek asing atau China, aseng dan kemudian yang terakhir anti Islam,” ujar Gus Rommy sapaan akrabnya, Selasa (4/12/2018).

Gus Rommy yang juga icon santri millenial menegaskan, isu tersebut tidaklah benar. Bahkan Jokowi sendiri sudah berkali-kali membantah isu tersebut. Jokowi juga dikenal berkali-kali mengunjungi pesantren di penjuru Indonesia untuk menjawab semua tuduhan tersebut. Bahkan Jokowi juga beberapa kali melakukan kunjungan silaturrahmi ke banyak ulama untuk meluruskan isu tersebut.

“Isu ini tidak benar dan sudah dibantah dimana-dimana berkali-kali diberbagi tempat,” jelas Gus Rommy.

Senada dengan itu, Gus Rommy meyakini, isu-isu negatif tersebut masih akan terus dialamatkan pada Jokowi terutama melalui media sosial sampai Pilpres 2019 nanti.

“Dengan jumlah yang sangat masif dan multi channal aneka platform. Baik Facebook, Instagram, Youtube, Whatsapp Group Communities, Line dan sebagainya. Karena ini adalah bagian dari strategi yang dia tadi akui, ini dipraktekkan dan memang membuat kerepotan seperti yang terjadi di Brazil, Rusia, Amerika Serikat,” pungkas Gus Rommy. (Ch)

2018-12-05T17:12:53+00:00