Tanggal : 24-11-2017

Romahurmuziy: Stabilitas Demokrasi Diukur dari Pendapatan Perkapita

ROMAHURMUZIY.COM - Demokrasi di Indonesia mengalami pasang dan surut. Kemapanan dan penataan lembaga negara, dibayangi distabilitas, seiring pendapatan per kapita nasional yang masih di bawah 4.000 dollar AS, angka empirik berdasarkan studi lintas negara yang merupakan batas stabilitas demokrasi.

 Demikian paparan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ir. H.M. Romahurmuziy, di depan sidang Konsolidasi Keilmuan Pasca Sarjana yang digelar Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana di Gedung Pasca Sarjana, Universitas Gadjahmada, Jumat (15/9/2017).

"4 ribu dollar AS, angka empirik berdasarkan studi lintas negara yang merupakan batas stabilitas demokrasi," papar Ketum PPP tersebut.

Di hadapan puluhan akademisi dari 20 universitas se-Indonesia, Anggota Komisi XI DPR itu juga memaparkan sembilan megatrend, atau proyeksi sembilan kecenderungan, politik nasional, sepanjang lima pemilu ke depan. (oky)

  • Badan Narkotika Nasional
  • BNPT
  • LPKDS
  • KPK
  • Komisi Yudisial
  • polri
  • Mahkamah Konstitusi

© 2015 www.romahurmuziy.com. All Rights Reserved.