Tanggal : 22-06-2018

PPP Minta KPK Tidak Menciptakan Kegalauan Sambut Pilkada

ROMAHURMUZIY.COM - Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, yang mengatakan 90 persen peserta Pilkada serentak 2018 akan ditetapkan menjadi tersangka, menuai banyak tanggapan dari berbagai pihak dan kalangan.

Merespon pernyataan KPK tersebut, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy pun angkat bicara. Ketum PPP berharap apa yang dilakukan KPK tidak mengganngu proses Pemilu.

"Saya berharap ini tidak menggangu proses pemilihan ke depan" ujar Ketum PPP usai menghadiri penganugerahan Dr. (HC) Megawati, di IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (8/3/2018).

Saat ditanya lebih lanjut, jika nanti KPK mengumumkan calon kepala daerah yang terjerat korupsi, apakah tidak menimbulkan kegaduhan?,

Romahurmuziy menanggapi, jangan membuat pengumuman yang memancing kegalauan para peserta pilkada. Hendaknya jika ada bukti agar segera dilakukan penindakan.   

"Saya berharap jangan asal mengumumkan yang membuat galau, apabila yang ditemukan KPK itu valid sebaiknya penindakan disegerakan agar tidak menimbulkan ketidakpastian,” tuntas Ketum PPP, M. Romahurmuziy. (Oky)

  • Badan Narkotika Nasional
  • BNPT
  • LPKDS
  • KPK
  • Komisi Yudisial
  • polri
  • Mahkamah Konstitusi

© 2015 www.romahurmuziy.com. All Rights Reserved.