Tanggal : 22-06-2018

Ketum PPP Sebut Cadar di Islam adalah Soal Khilafiah

ROMAHURMUZIY.COM - Maraknya pelarangan pemakaian cadar pada beberapa kampus di tanah air menjadi perhatian masyarakat. Hal itu pun menuai tanggapan beragam, adanya yang pro, tidak sedikit juga yang kontra.

Merespon persoalan tersebut, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ir. H.M. Romahurmuziy, ikut angkat bicara. Melalui keterangannya Romahurmuziy menjelaskan, bahwa terkait cadar dalam Islam adalah persoalan perbedaan pendapat, atau lebih dikenal dengan khilafiah.

“Persoalan cadar adalah persoalan khilafiah (perbedaan pendapat) dalam Islam,” papar Ketum PPP usai menghadiri penganugerahan Dr. (HC) Megawati, di IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (8/3/2018).

Lebih jauh Romahurmuziy mengungkapkan, menyayangkan kebijakan pelarangan tersebut,  karena diterapkan oleh lembaga pendidikan yang seharusnya lebih terbuka menerima perbedaan pandangan dan keyakinan.

“Tidak semestinya lembaga pendidikan yang seharusnya memberikan ruang atas adanya perbedaan pandangan, apalagi dalam berkeyakinan dalam agama,” terang cicit ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Wahab Chasbullah itu.

Meski demikan, Romahurmuziy menghargai kebijakan yang diambil oleh pihak kampus, jika memang ada alasan diluar keyakinan.

“Apabila ada pertimbangan lain dari rektorat (kampus) di luar urusuan keyakinan, tentu mereka yang lebih tahu”, tuntas Ketum PPP M. Romahurmuziy.

Sedikitnya tiga kampus yang sudah menerapkan kebijakan pelarangan memakai cadar, yakni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. (Oky)

  • Badan Narkotika Nasional
  • BNPT
  • LPKDS
  • KPK
  • Komisi Yudisial
  • polri
  • Mahkamah Konstitusi

© 2015 www.romahurmuziy.com. All Rights Reserved.