Tanggal : 14-12-2017

Ketum PPP: Langkah Antisipasif Sambut Pilkada Serentak 2018

ROMAHURMUZIY.COM - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangun (PPP) M. Romahurmuziy menyambut positif langkah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Polri yang merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah 2018 baru-baru ini.

Romahurmuziy menilai, langkah antisipasif kedua lembaga itu sebagai upaya agar konflik Pilkada tidak terjadi lagi.

"Bahwa apa yang terjadi di DKI juga rawan terulang di beberapa tempat,” papar Romahurmuziy dalam keterangan persnya, Jumat (01/12/2017).

Ketum PPP menjelaskan, Pilkada 2018 memang hanya diikuti oleh 171 daerah. Namun, Pilkada serentak kali ini tergolong sangat penting karena jumlah pemilih yang terlibat mencapai 87 persen dari pemilih pada Pemilu 2014 lalu.

"Karena lima provinsi penyumbang suara terbesar ikut Pilkada. Jawa Barat, Jateng, Jatim, Sumut, Sulsel," terangnya.

Romahurmuziy menghimbau agar aparat keamanan terus waspada. Pasalnya, jumlah pemilih dalam Pilkada 2018 tidak sebanding dengan jumlah aparat keamanan yang ada.

Tidak lupa, Romahurmuziy juga meminta semua pihak untuk terlibat langsung dalam menjaga keamanan gelaran pesta rakyat lima tahunan itu.

"Kita harus meletakkan Pilkada sebagai sebuah perayaan demokrasi. Bukan tempatnya menjadikan Pilkada sarana mencaci, menjatuhkan lawan dengan segala cara dan kita tidak boleh menggunakan pilkada sebagai ajang meningkatkan eskalasi ketegangan diantara saudara sebangsa setanah air,” tuntas Anggota Komisi XI DPR RI tersebut. (Ay)

  • Badan Narkotika Nasional
  • BNPT
  • LPKDS
  • KPK
  • Komisi Yudisial
  • polri
  • Mahkamah Konstitusi

© 2015 www.romahurmuziy.com. All Rights Reserved.