Tanggal : 22-06-2018

Kacaukan Situasi Internasional, PPP Protes Donald Tump

ROMAHURMUZIY.COM - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengacaukan situasi internasional dengan mengklaim Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

"Saya minta Trump jangan bawa agenda politik dalam negerinya dengan mengacaukan situasi internasional," kata Ketua Umum Romahurmuziy di Malang, Jumat (8/12/2017).

Menurut Romahurmuziy, langkah Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel menunjukkan keangkuhan Amerika Serikat (AS) dalam membangun komunikasi dan relasi di dunia internasional.

Lanjut Ketum Romi mengungkapkan, PPP berpandangan Trump tidak perlu heran jika muncul eskalasi di mana-mana yang menentang keputusannya itu. Sebab Yerusalem adalah kota suci tidak hanya bagi Yahudi, tetapi juga bagi Muslim dan Nasrani.

"Jika timbul kemarahan jangan menuding siapa-siapa, sebab itu ulah Trump sendiri," tegas  Ketum PPP.

Senada dengan Ketum Romahurmuziy, Presiden Joko Widodo menegaskan, dengan mengecam keras pengakuan sepihak AS dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Menurut Presiden, pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB yang didalamnya Amerika Serikat sendiri menjadi anggota tetapnya.

“Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945,” cetus Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Kamis (07/12). (Oky)

  • Badan Narkotika Nasional
  • BNPT
  • LPKDS
  • KPK
  • Komisi Yudisial
  • polri
  • Mahkamah Konstitusi

© 2015 www.romahurmuziy.com. All Rights Reserved.