Tanggal : 25-04-2018

Dewan Riset Nasional dan ITS Dorong Ketum Romahurmuziy Kawal RUU Inovasi

ROMAHURMUZIY.COM - Iklim inovasi di tanah air kurang mendapat perhatian cukup dari pemerintah, bahkan bisa dikatakan jauh dari kata ideal, persoalan tersebut dikeluhkan oleh sejumlah peneliti di berbagai ilmu disiplin. Hal ini terungkap dalamFocus Group Discusson (FDG) tentang inovasi dan Technopark yang digelar di Institut Teknonologi Sepuluh Nopember (ITS), pada Senin (9/4/2018).

Menurut Ketua Dewan Riset Nasional (DRN) Bambang Setiadi, semua negara maju pasti memiliki dewan inovasi nasional yang kuat. Finlandia dan Korea Selatan misalnya, dewan inovasi mereka ada berhubungan langsung dengan institusi kepresidenan. Sehingga inovasi menjadi kebijakan nasional yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Namun dewan inovasi itu menurut Bambang harus didukung Undang-undang (UU). Agar para peneliti mempunyai pijakan yang kuat dan kepastian dalam melakukan riset yang mereka lakukan.

“Setelah ada Undang-undang, maka akan ada strategi dan roadmap yang akan mengawal kebijakan inovasi itu. Kemudian terbentuk dewan inovasi, dan adanya dana inovasi,” kata Bambang, Senin (9/4).

Bambang berharap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ir. H.M. Romahurmuziy M.T., mampu mengawal RUU Inovasi menjadi UU. Lebih jauh Bambang berharap agar RUU ini bisa menjadi insiatif DPR.

“Kalau insiatif pemerintah itu sering sekali terkendala di Kementerian Keuangan. Biasanya di Kemenkeu sering dipotong, karena pertimbangan mereka sering maslaah anggaran. Berbeda jika insiatif itu berasal dari DPR,” katanya.

Sementara itu Wakil Rektor IV ITS, Prof. Ketut Buda Artana, menyebutkan bahwa keberadaan UU Inovasi akan membuat kepastian riset bisa terus dilakukan. Selama ini banyak yang terhenti di prototyping dan tidak menjadi produk.

“Semoga dengan UU itu nanti di atatus bagaimana peran pemerintah dan pihak industri. Kami sangat berharap kepada Pak Rommy untuk berperan dalam RUU ini,” ujar Ketut.

Sedangkan Ketum Romahurmuziy menyebutkan, pihaknya sangat mendukung RUU tersebut. Sudah seharusnya ada UU Inovasi yang bisa melindungi dan memudahkan para peneliti Indonesia untuk melakukan riset. (Oky)

  • Badan Narkotika Nasional
  • BNPT
  • LPKDS
  • KPK
  • Komisi Yudisial
  • polri
  • Mahkamah Konstitusi

© 2015 www.romahurmuziy.com. All Rights Reserved.